Laba-Laba Penghisap Darah Menyukai Kaus Kaki Yang Bau !

| |
Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik | Seandainya Saya Menjadi Anggota DPD RI

Kita pasti tak mengira bahwa benda yang ternyata sering kita pakai kemudian diterlantarkan begitu saja (seolah-olah tak punya tanggungan terhadapnya) sangat disukai oleh hewan yang satu ini.

Dari penelitian terakhir, diketahui bahwa sebuah spesies laba-laba yang mangsa utamanya adalah nyamuk pembawa penyakit malaria, yakni Anopheles gambiae, sangat tertarik dengan bau keringat di kaus kaki.

Peneliti asal Inggris dan Kenya membuktikannya dalam sebuah eksperimen. Mereka menggunakan kaus kaki bekas pakai untuk mengetahui apakah laba-laba yang dimaksud juga memiliki sifat yang sama dengan sifat mangsanya, yakni tertarik dengan bau-bauan dari manusia.


Ternyata, laba-laba jenis ini tampak telah mengembangkan ketertarikan terhadap bau kaki manusia untuk membantu mereka menemukan mangsa. Temuan ini dilaporkan pada jurnal Biology Letters.

Menurut peneliti, manusia kini bisa 'merekrut' Evarcha culicivora, laba-laba lompat Afrika Timur tersebut, dalam memerangi malaria. Caranya dengan mengajak laba-laba itu tinggal di rumah yang dipenuhi dengan kaus kaki bau, hhe....

Fiona Cross, peneliti dari University of Canterbury, Inggris dan Robert Jackson, dari International Centre of Insect Physiology and Ecology, Kenya melakukan penelitian tersebut.

Mereka tertarik meneliti spesies laba-laba itu karena laba-laba itu merupakan pemangsa satu-satunya yang secara spesifik memangsa nyamuk penyebab malaria tersebut. Padahal umumnya, laba-laba ini tinggal di rerumputan tinggi di luar rumah atau di gedung- gedung yang ditinggali manusia.

Untuk membuktikan kecurigaan itu, mereka merancang peralatan eksperimen berbasis aroma yang disebut sebagai olfactometer. Mereka kemudian menempatkan laba-laba uji dalam sebuah wadah. Udara kemudian dipompakan ke masing-masing wadah. Masing-masing udara datang dari kotak yang berisi kaus kaki bersih dan kaus kaki bekas dipakai yang memiliki bau keringat kaki manusia.

Bagi tiap laba-laba, peneliti juga menyediakan pintu darurat agar mereka bisa melarikan diri kapan saja ke ruangan yang tidak diberi bau apapun. "Ternyata, laba-laba yang diberi aroma kaus kaki bau, betah berlama-lama di ruangan yang dihembuskan bau tersebut, dibandingkan laba-laba yang dihembuskan bau kaus kaki yang baru dicuci.

Kenyataan bahwa laba-laba menemukan bahwa bau manusia sangat menarik belum pernah diketahui sebelumnya. Penemuan ini berkaitan dengan perilaku lain laba-laba ini. Saat mereka menemukan bau darah, mereka bisa menjadi sangat rakus dan bisa membunuh hingga 20 nyamuk secara terus menerus, meski tidak memakan seluruhnya.

Saat ini, mereka perlu mempelajari lebih lanjut perilaku seperti itu. Mereka menjadi gila saat berada di sekeliling nyamuk yang sudah menghisap darah. Meski kedengarannya mengerikan, kedua peneliti yakin bahwa makhluk haus darah itu bisa membantu manusia dalam memenangkan pertempuran kompleks melawan malaria.

Laba-laba itu ada di lingkungan dan tersedia secara gratis. Lalu kenapa kita tidak mencari cara untuk memanfaatkan predator menarik ini? Benar kan? Setuju?? Ungkapkan pendapat anda!

Bacaan Terkait:



Diketik Oleh Awank on 11:52 AM. Kategori , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

banner bottom ads

0 komentar for "Laba-Laba Penghisap Darah Menyukai Kaus Kaki Yang Bau !"

Leave a reply

YM icon